Kamis, 15 Januari 2009

Qarnaina Bertekad Tekan KDRT

CIMAHPAR - Banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang tidak terkuak karena korban enggan melapor pada polisi, membuat beberapa aktivis perempuan bergabung dan mendirikan LSM yang peduli pada permasalahan perempuan dan anak, yaitu Qarnaina.

Qarnaina terdiri dari dua divisi, yakni divisi anak dan perempuan. Untuk divisi anak, Qarnaina membuka penitipan bayi dan balita, yang memiliki tenaga pengasuh sekaligus pendidik yang dibekali pelatihan khusus. Mereka mendidik anak dengan golden ages atau anak berusia antara satu sampai lima tahun saat pertumbuhan sel otaknya mengalami perkembangan paling pesat.

"Para aktivis perempuan dengan keahlian khusus seperti psikolog anak, dokter anak dan pendidik Islami serta ahli boga, kita satukan di Rumah Sahabat untuk memberikan perhatian pada anak-anak yang membutuhkan," ujar Ketua Qarnaina Wahyu Widati Shahrir saat acara pembukaan Rumah Sahabat Qarnaina di Cimahpar, kemarin.

Sementara untuk perempuan, Qarnaina membuka konsultasi khusus masalah keluarga, baik dari aspek hukum, psikologis, medis dan agama Islam. Bukan hanya masalah KDRT, tapi juga masalah perkawinan, waris, hak perlindungan anak dan trafficking.

"Kita berharap keberadaan Qarnaina bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah masyarakat dan bisa meningkatkan pemberdayaan perempuan. Soalnya, di sini juga menjadi tempat para perempuan bertukar pikiran dan mengembangkan potensinya, sehingga angka KDRT akan berkurang karena wanita memiliki keberanian untuk menentukan sikap," tandasnya. (rit) http://www.radar-bogor.co.id/?ar_id=MjUwODg=&click=NQ==

Tidak ada komentar: