TAJUR - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bogor terus menyosialisasikan pemberlakuan shift angkutan kota (angkot). Jika tidak ada halangan, shift angkot akan diberlakukan pada tahun ini. Kemarin, Dishubkominfo kembali mengundang para pengusaha angkot untuk menyosialisasikan pemberlakuan shift angkot di Bale Binarum.
Sosialisasi tersebut menghadirkan petugas kepolisian dari Polwil Bogor. Dalam sosialisasi itu, Dishubkominfo meminta pengusaha dan masyarakat mendukung program pemerintah memberlakukan shift angkot.
Kadishubkominfo Achmad Syarief mengimbau, masyarakat dapat mendukung program pemerintah tersebut untuk mengurangi kemacetan di Kota Bogor. Selain mengurangi kemacetan, pemberlakukan shift ini juga akan meningkatkan penghasilan sopir.
“Kami menargetkan tahun ini, shift angkot sudah diujicobakan. Sekarang, petugas Dishubkominfo terus menyosialisasikan program ini ke masyarakat,” ujarnya kepada Radar Bogor usai sosialisasi di Bale Binarum, kemarin.
Untuk tahap uji coba, kata Syarief, jumlah trayek akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika memang memungkinkan, shift angkot diberlakukan serentak. “Tahap uji coba nanti disesuaikan kondisi di lapangan,” paparnya.
Sementara Ketua organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor Ishak AR mengatakan, sopir dan pengusaha mendukung program pemerintah tersebut. Namun, pengusaha angkot dan sopir khawatir adanya penambahan trayek.
“Sopir umumnya mendukung pemberlakuan shift angkot. Sebelumnya, mereka khawatir pemerintah menambah jumlah angkutan serta membuka trayek baru. Tapi, organda sudah menjamin tidak ada penambahan trayek,” ujarnya kepada Radar Bogor. (pin)
Sumber: http://www.radar-bogor.co.id/?ar_id=MzUwMjA=&click=NDY=

Tidak ada komentar:
Posting Komentar