Selasa, 02 Desember 2008

Singgah di Masjid Sunda Kelapa

MENTENG, JAKARTA -- Kamis sore itu setelah mengasah produktivitas di ruang kerja, saya bergegas menemui Pak Budiyanto --teman di kelas kepemimpinan pasca UI-- di Gedung Gelora Pemuda Kementerian Pemuda Olah Raga RI untuk berangkat bersama ke Kampus UI Salemba. Ketika melintas Jembatan Semanggi perjalanan cukup tersendat, namun segera lancar kembali setelah masuk Jl Jenderal Sudirman.
Sebelum masuk Jl Diponegoro, terdengar merdu suara muadzin dari Masjid Sunda Kelapa Menteng Jakarta. Kami bertiga --termasuk Zuliyanto-- bersepakat shalat berjamah di masjid yang sangat terkenal itu. "Mumpung baru adzan, supaya berkah, kita mampir shalat jamaah Maghrib di Masjid Sunda Kelapa ya?" Kata Pak Budi. Saya dan Zul mengamininya, sejurus kemudian kami memarkir mobil dan bergegas ke tempat wudlu masjid.
Selepas wudlu, kami bergegas naik ke ruang shalat. Pemandangan yang unik, tepat di palataran utama masjid ternyata jamaah masih banyak yang berbaris menyantap menu buka puasa. Subahanallah..! Ternyata masjid Sunda Kelapa membangun syiar masjid dengan menghidupkan sunnah Rasul, buka puasa sunnah bersama di masjid. Kelihatannya inilah salah satu rahasia popularitas Masjid Sunda Kelapa, masyhur dengan kegiatan Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) yang juga menghidupkan sunnah RasulNya dalam syiar masjid. Saya yang saat itu tidak sedang puasa sunnah langsung terhenyak... mereka berpuasa sunnah... ketika yang lain sudah melupakan keindahan Ramadhan yang belum genap dua bulan dilalui. Subhaanallah...
Suasana nyaman di ruang utama masjid, menambah khusyuk shalat berjamaah. Karpet yang wangi serta suara merdu imam shalat yang tartil dalam mendendangkan surat dan ayat pilihan, telah mampu merogoh hati saya hingga serasa diusap dan dibilas hati ini...mata pun berkaca-kaca tersentuh ungkapan qur'ani yang syahdu. Subhaanallah.. inilah kali pertama saya singgah di Masjid Sunda Kelapa. Semoga aura ketentraman, ketenangan, kekhusyukan dapat tumbuh di masjid-masjid lain di negeri ini... amin.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Ana juga pernah ke masjid Sunda kelapa tatkala menghadiri undangan walimah seirang sahabat. Tempatnya sejuk dan masih cukup banyak rimbun pepohonan.

mewangi.blogspot.com