BOGOR - Penyempurnaan draf rancangan peraturan daerah (raperda) Pendidikan yang diserahkan DPRD kepada pemkot untuk disempurnakan, rupanya belum tuntas. Bahkan, raperda tersebut baru satu kali dibahas. Hal itu diakui salah satu tim perumus Raperda Pendidikan, Fri Suhara. “Raperda Pendidikan sampai saat ini belum selesai diperbaiki sebab baru satu kali dibahas,” ujar Fri.
Anggota Dewan Pendidikan Kota Bogor tersebut menambahkan, draf yang diserahkan DPRD ke tim perumus masih banyak yang perlu diperbaiki. Makanya, sebelum dibahas lebih lanjut, kita serahkan dulu ke bagian hukum untuk diperbaiki landasan hukumnya.
Hanya saja, sampai saat ini belum ada kabar dari bagian hukum apakah draf out sudah diperbaiki atau belum. “Kita masih menunggu kapan draf Raperda Pendidikan itu dibahas lagi,” tambah Fri.
Ketua Komite SMAN 7 tersebut sependapat dengan pandangan Direktur Lanskip, Abdul Rachmat Saleh agar Raperda Pendidikan diparipurnakan dan ditetapkan sebagai Perda sebelum masa jabatan Walikota Bogor, Diani Budiarto berakhir atau sebelum pemilu legislatif 2009 dilaksanakan .
Karena itu, Fri berjanji untuk segera mengkoordinasikannya dengan tim perumus agar pembahasan Raperda Pendidikan dipercepat. “Kita sudah komitmen untuk segera menyerahkan kembali draf Raperda Pendidikan ke DPRD paling lambat pertengahan September,” tuturnya.
Dalam waktu dekat, kata dosen FE dan FH Unpak dan FEM IPB itu, pihaknya segera membahas Raperda Pendidikan secara maraton. “Pembahasannya akan dilaksanakan secara maraton inimal empat kali sebelum diserahkan ke DPRD,” tambah Fri. (Radar Bogor, 28/8/2008; http://www.radar-bogor.co.id/?ar_id=MTcxNDg=&click=MTY=)
Rabu, 27 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar