BOGOR-- Kawasan Kota Bogor dan sekitarnya, pada saat malam takbir, Selasa malam (30/9), sempat diguyur hujan lebat namun selepas salat Isya, hujan mulai mereda.
Meski diguyur hujan, umat Islam setempat tetap bersemangat menggaungkan kebesaran Allah SWT dengan kalimat takbir, tahmid dan tahlil.
Gema takbir itu berkumandang pada setiap musala dan masjid selepas salat Magrib, meski sebagian warga muslim lainnya sudah ada yang melakukannya setelah salat Asar.
Di Masjid Al Muttaqin, Cemplang Baru, Kelurahan Cilendek Barat, ratusan umat Islam selain mengumandangkan takbir, juga disibukkan dengan pembagian zakat fitrah yang dikelola pengurus masjid.
"Walau magrib tadi hujan turun dengan lebat, umat Islam tetap bersemangat untuk bertakbir menyambut hari kemenangan, Idulfitri 1429 Hijriah, setelah sebulan 'berperang' melawan hawa nafsu melalui puasa Ramadan," kata Sofyan, salah seorang jamaah masjid itu.
Tak jauh dari Masjid Al-Muttaqin, di musala Bainal Muttaqin, sejumlah remaja di musala itu juga bertakbir dengan diiringi tabuhan bedug.
Sementara itu, hingga berita ini dilaporkan pukul 21.30 WIB, takbir juga dilakukan di Masjid Agung di Jalan Kapten Muslihat dan Masjid Raya di Jalan Padjajaran. Kedua masjid itu, dikenal sebagai masjid besar di Kota Bogor.
Berdasarkan informasi dari Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pemkot Bogor, salat id dengan jamaah cukup besar akan dilakukan di lapangan Sempur, dengan khatib Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Ir Herry Suhardiyanto, dan di halaman kampus IPB Baranangsiang,direncanakan khatib adalah cendekiawan muslim, Prof Dr Didin Hafiduddin. Sumber: http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/19/news_id/5752
Selasa, 30 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar