KH SHOLEH ISKANDAR – Warga Bogor akhirnya bisa menggunakan underpass setelah menunggu hampir satu tahun. Kemarin, PT Istaka Karya membuka jalur underpass untuk umum, meski masih tahap uji coba.
“Hari ini (kemarin, red) kami melakukan uji coba pada jalur underpass. Kami ingin melihat dampaknya dengan adanya underpass, apakah bisa mengatasi kemacetan yang terjadi di KH Sholeh Iskandar,” jelas Koordinator Pengerjaan Underpass PT Istaka Karya Budi Suwarno kepada Radar Bogor.
Pada uji coba yang dilakukan kemarin, kemacetan total yang sering terjadi di perempatan Kebonpedes Bojonggede sudah tidak terlihat. Sebagian besar pengendara sudah melewati underpass, meski jalur melalui jalan kereta masih dibuka.
“Ini
Saat ini, tambah Alfian, pengerjaan underpass memasuki tahap Tak Ada Lagi yang Melintasi Rel
finishing, tinggal meratakan jalan u turn dan pemasangan dinding aluminium. Sedangkan PJU, Istaka Karya memastikan akan beroperasi dalam waktu dekat.
“Sekarang kami sedang memindahkan saluran irigasi ke rel kereta. Saluran irigasi tersebut tidak lagi terbentang di wilayah underpass,” katanya.
Bagaimana komentar pengguna jalan? Sebagian besar pengguna jalan mengaku sangat merasakan manfaat dibukanya underpass kemarin, karena mereka tidak lagi merasakan kemacetan.
“Kendaraan tidak lagi numpuk di jalan kereta, karena underpass sudah bisa dilewati. Jadi, saya bisa menghemat waktu,” jelas seorang pengendara Safri warga
Kendati begitu, ada juga beberapa warga yang masih mengharapkan agar underpass secepatnya rampung total. “Biarpun bisa dilewati, tapi belum tertata. Saya tahu ini cuma uji coba. Tapi, saya harap ke depannya underpass tertata rapi dan sesuai harapan warga
Dengan rampungnya underpass, DLLAJ Kota Bogor sudah menyiapkan skenario rekayasa lalulintas. Kemarin, Kasi Rekayasa Lalulintas Ahmad Mulyadi menjelaskan, ke depan underpass dibagi menjadi dua jalur sebagai lintasan bebas hambatan. Lalulintas di sepanjang Jalan KH Sholeh Iskandar dipastikan lancar, mengingat rekayasa lalulintas sudah disiapkan.
Pertama, jelas pemilik otoritas lalulintas Kota Hujan ini, underpass dibuat dua jalur untuk kendaraan yang melintas dari dua arah berlawanan. Sedangkan dua jalur lainnya untuk kendaraan yang akan berputar menuju Jalan Kebonpedes dan Cilebut.
Meskipun demikian, Mulyadi mengaku belum mendapat laporan resmi dari pengembang PT Istaka Karya mengenai rekayasa lalulintas tersebut. Secara prinsip, rekayasa lalulintas di-underpass sudah dibahas bersama pengembang megaproyek itu.
“Rekayasanya seperti itu, ada lingkaran u turn dekat rel kereta api. Itu untuk kendaraan yang memutar dan bagi yang tidak melintasi underpass. Intinya, tidak ada kendaraan yang melintasi rel kereta api,” bebernya.
Menurut dia, akan ada dialog lebih lanjut dengan PT Istaka Karya mengenai pemberlakuan underpass.
Bila pembangunan benar-benar rampung, rekayasa lalulintas yang sudah direncanakan bisa berjalan sesuai harapan jalan alternatif yang tidak lagi macet.(ren/dra) (Sumber Radar Bogor 2/9/2008 http://radar-bogor.co.id/?ar_id=MTc0MzM=&click=ODc=)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar